link alternatif arwanatoto PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengaku khawatir dengan situasi penerbangan yang berpotensi memengaruhi kedatangan pemain diaspora timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series. Arya mengatakan situasi penerbangan internasional,link alternatif arwanatoto terutama yang melibatkan rute dari Eropa dan kawasan Timur Tengah, masih belum pasti, sehingga PSSI harus mencari opsi perjalanan terbaik bagi para pemain. "Ini FIFA Series, tapi sebentar lagi Lebaran, pasti terputus juga. Jadi, mudah-mudahan dari persiapan. Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini penerbangan teman-teman, kalau yang bisa bertanding, dari Eropa sedikit. Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu," kata Arya saat ditemui di Jakarta, Jumat. "Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," ujarnya. Arya menambahkan hingga saat ini PSSI bahkan belum memastikan pembelian tiket pesawat karena masih menunggu perkembangan situasi internasional. "Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga. Nanti kita lihat urgensi sekuat-kuatnya dari bagaimana apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita cari mana yang terbaik nantinya," katanya. Baca juga: Jadwal resmi timnas Indonesia di FIFA Series 2026 bulan depan Timnas Indonesia akan berlaga di turnamen FIFA Series pada akhir Maret mendatang. Pasukan Garuda akan bertemu St Kitts and Nevis pada 27 Maret, pemenang pertandingan itu kemudian akan menghadapi pemenang pertandingan antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada 30 Maret. Selain persoalan penerbangan, Arya juga menyebut waktu persiapan tim nasional berpotensi sangat singkat karena beririsan dengan periode Lebaran. Ia menjelaskan sebagian besar pemain baru dapat berkumpul setelah kompetisi domestik selesai, sementara para pemain juga biasanya ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran. "Sekarang tanggal pertengahan akhir Liga (Super) sudah berhenti, harusnya sudah bisa sebagian besar (datang), mungkin. Tapi, mepet juga dengan Lebaran. Pasti pemain kita juga ingin pulang Lebaran. Ini waktu yang singkat bagi pelatih untuk mengumpulkan mereka," katanya. Arya menyebut pelatih tim nasional Indonesia John Herdman masih mempertimbangkan waktu terbaik untuk mengumpulkan para pemain dalam pemusatan latihan. "Dia (John Herdman) juga melihat Lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkah," ujar Arya. Dalam kesempatan yang sama, Arya juga menjelaskan situasi bek timnas Elkan Baggott yang sebelumnya sempat absen dari skuad. Menurut Arya, keputusan tersebut bukan berasal dari pelatih, melainkan dari pemain yang saat itu memilih fokus bersama klubnya, Ipswich Town. "Elkan Baggott? Sebenarnya bukan di pelatih, di pemain saat itu. Dia lebih fokus ke klub saat itu. Jadi, ini belum tahu, sesuai kebutuhan saja," katanya. Arya menegaskan bahwa keputusan terkait pemanggilan pemain akan disesuaikan dengan kebutuhan tim pelatih di setiap agenda tim nasional. "Di posisinya Elkan bagaimana? Banyak? Nanti banyak pilihan-pilihan," ujar Arya. Baca juga: Erick Thohir: FIFA Series 2026 jadi ajang uji kekuatan baru timnas Baca juga: Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
相关推荐
-
Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
-
PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
-
Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
-
Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
-
Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
-
Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
- 最近发表
-
- Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
- Bojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- 随机阅读
-
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- Borneo tekuk Arema 3
- Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- Iran klaim gelombang serangan ke
- Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- Bahlil akan beri insentif konversi motor bensin jadi listrik
- Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- 搜索
-
- 友情链接